Selasa, 22 Februari 2011

Kegagalan Sriwijaya Memotivasi Arema di LCA
Tim Singo Edan akan bergabung di 'grup neraka' yang diisi klub-klub dari negara Macan Asia
Senin, 21 Februari 2011, 18:28 WIB
Edwan Ruriansyah, Zika Zakiya 
 
 
Noh Alam Shah (kiri) & Muhamad Ridhuan (Ongisnade)
VIVAnews - Sriwijaya FC gagal melangkah ke fase grup Liga Champions Asia (LCA). Arema FC yang lolos otomatis tak ingin melewatkan kesempatan.

Sriwijaya, yang tinggal selangkah lagi masuk fase grup, ditundukkan wakil Uni Emirat Arab, Al Ain 0-4 di final play off Timur di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sabtu 19 Februari 2011 lalu.

Harapan Indonesia kini tinggal bertumpu kepada Arema. Sayangnya, Tim Singo Edan akan bergabung di 'grup neraka' yang diisi klub-klub dari negara-negara macan Asia.

Arema berada di Grup G bersama Cerezo Osaka (Jepang), Shandong Luneng (China) dan Jeonbuk Hyundai Motors (Korea Selatan). Arema akan bertemu Cerezo pada 2 Maret mendatang di Nagai Stadium, Osaka, Jepang. Meski begitu, motivasi ditiupkan striker Arema asal Singapura, Noh Alam Shah.

"Memang kita beda kualitas. Tapi, banyak hal positif yang bisa kita dapat. Lapangan di sana bagus, atmosfer juga bagus. Jepang memiliki liga terbaik di Asia. Ini pengalaman mahal," kata Along seperti dikutip dari Ongisnade,
Senin 21 Februari 2011.

Along dipastikan bakal turun di laga itu meski baru sembuh dari cedera engkel. Namun, bukan berarti Arema memiliki skuad lengkap mengingat beberapa pemain mudanya seperti Kurnia Meiga, Yongki Aribowo dan Dendi Santoso masih memperkuat tim nasional Indonesia di Pra Olimpiade. Tapi, kondisi ini disebut Along tak boleh membuat rekan-rekannya patah arang.

"Yang penting kami harus maksimal. Bermain di Liga Champions adalah hadiah bagi kita setelah menjuarai Liga Super musim lalu," kata Along lagi.
• VIVAnews

Kamis, 17 Februari 2011

 
 
Kamis, 17 Februari 2011 , 08:47:00
 
Srwijaya FC taklukkan persijap
Sriwijaya FC(2) vs persijap(0)
 

                                                            
   
PALEMBANG-Sriwijaya FC sukses mengakhiri putaran pertama Indonesia Super League (ISL) musim ini dengan manis. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu sukses menggulung Persijap Jepara dengan skor 2-0 (2-0) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kemarin (16/2).
Meski sukses mengakhiri laga dengan poin penuh, Sriwijaya gagal memenuhi target yang dipatok manajemen. Yakni, minimal tembus lima besar pada klasemen sementara. Nyatanya, skuadra Ivan Kolev hanya finis pada urutan ke-6. Dengan torehan 23 poin  dari 14 laga yang telah dijalani. Terdiri, 7 kali menang, 2 seri dan 5 kali menelan kekalahan.
"Tidak masalah meski tak penuhi target. Sebab, kami masih banyak mempunyai kesempatan untuk menjadi juara. Dan kami akan lakukan evaluasi untuk persiapan putaran kedua," kata Direktur Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, kemarin (16/2).
Wajar bila Sriwijaya yakin bisa menempuh juara. Ini dibuktikan permainan Laskar Sriwijaya terus meningkat. Seperti dibuktikan saat menjamu Persijap, kemarin (16/2).
Meski tanpa beberapa pilar seperti, Firman Utina, Muhammad Ridwan dan tiga pemain menjalani training center (TC) Timnas, Sriwijaya mampu menguasai pertandingan.
Sejak menit awal, Sriwijaya terus tampil ofensif. Berbagai peluang terus dilancarkan Keith Kayamba Gumbs dkk. Hasilnya, baru memasuki menit ke-5 Sriwijaya mampu mencetak gol.
Setelah Keith Kayamba Gumbs mampu memaksimalkan tendangan penalti yang kedua. Meski sebelumnya gol Kayamba dianulir wasit. Penalti sendiri diberikan lantaran pemain belakang melakukan handsball yang menepis tendangan Ponaryo Astaman. Skor berubah 1-0 untuk Sriwijaya FC.
Sukses mencetak gol, Laskar Sriwijaya terus menaikkan tempo permainan. Berbagai ancaman berbahaya terus dilancarkan Sriwijaya. seperti, tendangan Arif Suyono pada menit ke-25 masih membentur gawang Danang Wihatmoko. Tapi, kegagalan itu terbayar, setelah Budi Sudarsono menciptakan gol lewat tandukan pada menit ke-45, setelah mendapat umpan cantik dari Supardi. Skor 2-0 untuk Sriwijaya hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persijap mulai manaikan tempo permainan. Sehingga, Sriwijaya keteteran dan mengalami kelelahan. Sukses menguasai pola permainan, Laskar Kalinyamat (julukan Persijap) terus memberikan tekanan. Berbagai peluang terus Persijap terus memberikan ancaman Sriwijaya. Tapi, semuanya gagal membuahkan gol. Hingga laga berakhir skor tetap 2-0 untuk Sriwijaya.
Sukses memetik poin penuh, Sriwijaya langsung menatap laga selanjutnya. Yakni melawan Al-Ain pada laga lanjutan playoff Liga Champion Asia (LCA), Sabtu (19/2) nanti.(mg43)

Sabtu, 12 Februari 2011

Sriwijaya FC


Sriwijaya Football Club atau yang lebih populer dengan sebutan Sriwijaya FC, adalah sebuah klub sepakbola profesional yang bermarkas di Palembang, Sumatera Selatan.

Laskar Wong Kito --julukan Sriwijaya FC-- merupakan tim milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) setelah terjadi penjualan opsi kepemilikan dari Persijatim Jakarta Timur, tim perserikatan asal Jakarta Timur.

Saat ini tim dengan kostum kebanggaan merah kuning bermotif songket merupakan salah satu kontestan Superliga 2010/11, pentas sepakbola paling akbar di tanah air.

Meski terbilang tim anak bawang dari segi usia, prestasi yang ditorehkan Sriwijaya sudah cukup luar biasa. Itu setelah tampil sebagai juara Liga dan Copa Indonesia 2007, yang membuat mereka menjadi pusat perhatian publik sepakbola nasional.

Sayang pada musim pertama digulirkannya Superliga, kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional, Sriwijaya FC gagal mendulang sukses dan hanya mampu finish di urutan kelima klasemen akhir. Kendati demikian, SFC mampu berprestasi pada kompetisi lainnya.

Catatan Prestasi

Liga Indonesia
2005: Peringkat ke-9, Wilayah Barat
2006: Peringkat ke-6, Wilayah Barat
2007: Juara

Superliga Indonesia

2008/09: Peringkat ke-5
2009/10: Peringkat ke-8

Piala Indonesia2005: Putaran 2

2006: Putaran 1
2007: Juara
2008/09: Juara
2009/10: Juara

Liga Champions AFC2009: Babak Grup
2010: Babak Play-Off

Piala AFC
2010: 16 Besar

Community Shield Indonesia2010: Juara

Inter Island Cup2010: Juara 
 
 
Daftar Pemain & Pelatih
 
12 Ferry Rotinsulu Kiper
14 Arif Suyono Gelandang
18 Fauzal Mubaraq Kiper
15 Firman Utina Gelandang
89 Andi Irawan Kiper
23 Muhammad Ridwan Gelandang
3 Gunawan Dwi Bek
24 Mahyadi Panggabean Gelandang
5 Bobby Satria Bek
71 Rachmat Latief Gelandang
6 Claudiano de Alves Bek
90 Jeki Arisandi Gelandang
8 Thierry Ghatusi  Bek
9 Mohammad Rifqi Striker
16 Achmad Jufrianto Bek
10 Rudi Widodo Striker
19 Fadly Ramadansyah Bek
11 Korinus Finkreum Striker
22 Supardi Bek
13 Budi Sudarsono Striker
27 Rendy Siregar Bek
17 Keith Kayamba Striker
7 Ardiles Ruimbak Gelandang
25 Muhammad Alfan Striker
9 Mahardiga Lasut Gelandang
28 Oktavianus Maniani Striker
10 Yong Jie Mu Gelandang
88 Park Jun Hwan Striker
11 Ponaryo Astaman Gelandang
- Ivan Kolev Manajer/Pelatih    
 
 
SFC's picture
 






 
Irfan Harrys Bachdim

 

Irfan Haarys Bachdim atau yang lebih dikenal irfan bachdim lahir di Amsterdam, 11 agustus 1988  adalah pemain sepak bola Indonesia keturunan Belanda. Saat ini ia memperkuat Persema malang  di Lga Primer Indonesia. Ia juga tergabung dalam timnas Indonesia asuhan Alfred riedl untuk Piala AFF 2010. Dalam bermain, ia bisa menempati berbagai posisi seperti penyerang atau gelandang maupun sayap.

Karier

Di Belanda

Irfan mulai bermain sepak bola di akademi sepakbola Ajax Amsterdam. Setelah tiga tahun ia pindah ke SV Argon di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak meskipun ia bermain sebagai gelandang. Irfan kemudian direkrut oleh pencari bakat FC Utrecth, dan menandatangani kontrak dengan klub tersebut. Ia kemudian bermain untuk tim junior Utrecht, dan sesekali menjadi pemain cadangan tim senior. Setelah kontraknya tidak diperpanjang lagi, maka pada bulan Juli 2009 ia ditransfer tanpa biaya ke klub HFC Harleem

Di Indonesia

Pada bulan Maret 2010, Irfan mengikuti seleksi pemain di Persib Bandung dan Persija Jakarta, namun kedua klub tersebut tidak memilihnya. Tanggal 9 Agustus 2010, ia direkrut pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann, setelah sang pelatih melihat permainan Irfan dan para pemain muda berlaga amal untuk tokoh sepak bola Lucy Acib Zaenal di Stadion Gajayana, Malang.  Irfan Bachdim direkrut bersama-sama dengan Kim Jeffrey Kurniawan, pemain berdarah Indonesia-Jerman yang sebelumnya bermain di FC Heidelsheim.
Ketika Persema memutuskan hijrah dari Liga Super Indonesia ke Liga Primer Indonesia, Irfan sempat ingin meninggalkan Persema karena ancaman tidak dapat memperkuat timnas, Namun akhirnya ia memilih berkomitmen dengan Persema dengan menandatangani kontrak selama tiga tahun, karena terus-menerus diintimidasi oleh PSSI untuk keluar dari Persema,meski beberapa klub LSI menawarkan kontrak besar. Akhirnya Menpora menjamin haknya untuk tampil di timnas dan ia dipanggil untuk memperkuat tim nasional U-23 Sea Games 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012.

Gol Internasional

Irfan Bachdim: Gol Internasional
Gol Tanggal Stadion Lawan Skor Hasil Laga
1 1 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta  Malaysia 5–1 5–1 Piala Suzuki AFF 2010
2 4 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Laos 0–4 0–6 Piala Suzuki AFF 2010


Irfan Bachdim's picture












with my best friend:)))))
HILANG

Ketika ku pandangi wajahmu
Ku merasa ada hal yang berbeda darimu
Tak lagi ku temukan
Senyum yang terukir di pipimu
Sinar yang terpancar dari mata indahmu

Wajahmu yang dulu dalam impiku
Seindah rembulan
Seterang bintang di malam hari
Secerah mentari di pagi hari
Kini semua ditelan bumi

Ku begitu merindukan
Semua yang ada padamu
Setiap saat ku cari
Setiap malam kun nanti
Ku Tanya rembulan, membisu

kini ku mengerti
apa yang ada di benakmu
ternyata kau telah pergi dariku
pergi meninggalkanku
hanya untuk
dewi yang bergelimangan harta itu
MIMPI


Kau hadir dalam gelapku
Kau selalu memberikan cahaya kehidupan untukku
Tak pernah ku rasakan bahagiaku
Hanya disampingmu ku bisa rasakan itu

Aku sadar semua itu hanya buaianku
Semua itu hanya inginku
Keinginan untuk meraih hatimu
Semua itu tak pernah padam dari lubuk hatiku

Aku sadar tak ada cinta untukku
Hanya benci yang ada di hatimu
Tapi aku takkan menyerah semudah itu
Aku akan tegar layaknya karang yang diterpa ombak

Walau terus kau torehkan luka itu
Aku akan bertahan untukmu
Untuk dirimu yang membuatku
seperti jago merah untuk mendapatkanmu
Mendapatkan piala berupa ruang di hatimu

Jumat, 11 Februari 2011

lautku

warnamu yang biru
dengan pasir yang mengelilingimu
deruan ombak yang tertawa
serta hembusan angin yang sepoi-sepoi
menambah kecantikanmu

karang-karang yang ada diantara ombakmu
kerang-kerang yang tidur nyenyak di atas pasirmu
pohon kelapa yang ikut menari
menyaksikan kecantikanmu

memang indah dirimu
tak ada yang bisa 
melawan kecantikanmu
kecantikan yang membuat
semua mahkluk hidup ingin menyaksikanmu

ya allah sungguh indah ciptaanmu
ingin rasanya aku tinggal di laut itu
laut yang indah, tenang, dan, bebas
dari segala kepenatan
yang menghantuiku selama ini

pengacau

kau datang di saat aku jatuh
kau hadir ketika aku membutuhkanmu
kau katakan cinta padaku
tapi kau juga mendekatinya

pengacau..pengacau 
itu kata yang pantas untukmu
untuk dirimu yang telah merusak semua ini
untuk dirimu yang telah mengacaukan hatiku

kau pengacau persahabatan kita
kau penghancur semua kenangan kita berdua
kau buatku menjadi orang terhina di jagat raya ini
kau jadikanku orang terbodoh di alam semesta ini

apa kau tau rasanya semua ini?
tidak, karena kau bukan aku
semua ini serasa seperti mimpi
kau bawaku terbang melayang tinggi
dan kau buang aku layaknya sampah!! 

berhari hari,
berminggu minggu,
bahkan berbulan bulan 
aku menangisimu, aku merindukanmu
tapi apa yang kudapat?
aku hanya mendapat hinaan dan cacian,
dan aku hanya mendapat penyesalan 
 







Perihku 

indahnya hatimu tak bisa kuraih
pancaran matamu tak bisa kulihat
lembutnya tanganmu tak bisa kusentuh
kasih sayangmu tak bisa kurasa

hanya tetes-tetes air mata kesedihan 
yang selalu mewarnai hari-hari sepiku
hanya perih yang ku tuai
dari rasa sayangku padamu

walaupun kau hanya menganggapku rendah 
aku akan selalu setia menunggumu disini
di lautan tanpa batas ini
menunggu, menanti, dan berharap
kelak kau akan memberikan 
sedikit celah di hatimu untukku

Kamis, 10 Februari 2011

syair untuk sahabat

kala sepi menyapaku
kau datang menghampiriku
membawa ceria dalam hidupku
mengisi hari-hari indahku

saat aku butuh dirimu
ku ingin kau ada di sisiku
saat kau perlukan hadirku
ku janjikan ada untukmu

saat tlah terucap kata persahabatan
tiada ingkar dan penghianatan
saling berbagi dan bertautan
dalam sebuah kebersamaan

jika kau mendapat masalah
janganlah dulu merasa gundah
meski itu sebuah musibah
anggaplah itu sebagai anugerah

kau wahai sahabat sejatiku
genggam tanganku rangkul pundakku
saatku terpuruk di jurang masa lalu
tuk meraih angan dan impiku

jangan pernah tuk berlari
meninggalkanku sendiri
ku harap kau selalu temani
hari-hariku yang tak pasti

saat jiwaku dalam kegelapan
tuntunlah aku menuju kedamaian
ketikaku tersesat dalam kehancuran
kau membawaku pada kebenaran

bila nanti ku ingin berbagi
tetap disini menemani
jangan pernah tuk pergi
tetap bersama menggapai mimpi

kau wahai sahabat sejatiku
jangan berfikir tuk tinggalkanku
berjanjilah kau tetap bersamaku
sampai raga dan jiwaku dan bersatu

dan inilah arti sahabat sejati
tidak akan pernah pergi
selalu dikenang dalam hati
akan abadi hingga akhir nanti